in

Fakta Tentang Badut Dari Yang Lucu Hingga Seram

(foto: bloody-disgusting.com)

Beberapa anak kecil mungkin menganggap badut merupakan hiburan yang menyenangkan karena tingkahnya yang ceroboh, lucu dan mengundang tawa. Tapi bagi sebagian orang entah itu anak kecil atau mungkin orang yang sudah dewasa, badut termasuk karakter yang menyeramkan.

Jika dilihat dari sudut pandang yang lain, tingkah laku dan dandanan mereka yang ganjil justru menimbulkan ketakutan tersendiri. Apalagi saat ini banyak film horor yang menggunakan karakter badut sebagai tokoh yang melakukan kejahatan keji atau memerankan tokoh antagonis.

Berikut dihimpun dari berbagai sumber beberapa fakta tentang bandung dari yang terlucu hingga menyeramkan.

1. Badut sering jadi kedok kejahatan

(foto: denofgeek.com)

Beberapa tahun lalu, Amerika Serikat, Inggris, Kanada dan Australia diteror oleh badut misterius yang melakukan aksi kejahatan. Dan itu bermula ketika warga Greenbille, South Carolina melihat ada badut yang mencoba memperdaya anak-anak untuk masuk kedalam hutan. Dan sesaat setelah itu ada kasus peyerangan menggunakan senjata tajam oleh orang ynag menggunakan kostum badut.

Itu adalah salah satu contoh dari sekian banyak kejahatan yang menggunakan kedok badut untuk menarik perhatian korbannya.

2. Memiliki kode etik profesi

(foto: mentalfloss.com)

Untuk orang yang memiliki profesi sebagai badut di dunia nyata, ada aturan yang berisi tentang serangkaian kode etik internasional. Aturan tentang kode etik profesi badut ada di dalam Clown Commandments dan harus dipatuhi dan tidak boleh dilanggar oleh para badut profesional yang tergabung dalam asosiasi resmi.

3. Jean Gaspard Deburau, badut pembunuh pertama dalam sejarah

(foto: salisburyjournal.com)

Istilah badut pembunuh atau killer clown ternyata pertama kali populer di antara akhir abad 19 dan awal abad 20. Menurut Circus Mania, ternyata badut pembunuh merupakan cerita fiksi yang dibuat dalam opera Italia yang berjudul Pagliacci pada tahun 1892.

Namun badut pembunuh yang nyata dan pertama kali dalam sejarah adalah Jean-Gaspard Deburau. Pada tahun 1936, Deburau yang sedang berjalan-jalan dengan istrinya bertemu seorang remaja dan remaja itu terus mengejeknya. Karena hilang kesabarannya, Deburau memukul kepala remaja tersebut hingga tewas dengan menggunakan tongkat.

4. Ada seleksi ketat

(foto: vice.com)

Red Nose Faondation atau Yayasan Hidung Merah merupakan yayasan yang mengajarkan keterampilan menjadi penampil di sirkus. Selain Yayasan Hidung Merah, ada banyak lagi sekolah untuk melatih calon badut menjadi badut profesional di luar negeri. Salah satunya adalah Ringling Bros. and Barnum & Bailey Clown College dan untuk masuknya pun sulit sebab ada sejumlah kualifikasi yang telah ditentukan dalam sekolah ini.