in

Orang-Orang Ini Lakukan Tindakan Nyeleneh Saat Operasi Otak

Operasi otak tergolong dalam operasi besar karena sangat berisiko dan tingkat keberhasilannya juga sangat kecil. Oleh sebab itu, dokter yang melakukan operasi otak harus benar-benar kosentrasi dan sementara pasiennya harus dalam keadaan tidak sadar total selama operasi berlangsung.

Namun apa jadinya jika pasien operasi otak tiba-tiba terbangun saat operasi berlangsung? Mugkin kejadian seperti ini sangat langka tapi nyatanya benar-benar ada. Seperti yang dialami beberapa orang ini yang sadar selama prosedur operasi otak sedang berlangsung.

Bukan hanya sadar, para pasien ini malah melakukan aktivitas nyeleneh selama operasi otak berlangsung. Ada yang bernyanyi, main gitar dan biola, serta ada juga yang berbicara dengan dokter.

1. Iga Jasica: Ngobrol dengan dokter saat operasi otak

Gadis asal Polandia ini menderita kanker otak. Untuk mengangkat kanker yang ada di otaknya, dia di operasi di Rumah Sakit Central Klinik di Kota Katowice, sebelah barat daya Kota Polandia. Pada saat dokter memulai pengangkatan kanker setelah mengangkat kerangka kepalanya, Jasica tiba-tiba terbangun.

Jasica dengan tenang mengobrol dengan dokternya dan menanyakan bagaimana proses operasinya. Dia tidak panik ataupun merasakan kesakitan. Menurut dokter, hal tersebut bisa saja terjadi jika saat operasi otak ada saraf tertentu yang memicu pasien terbangun. Dan menurut perawat yang bertugas, dia tidak bisa merasakan apa yang sedang terjadi dan juga dia tidak bisa melihat apapun. Namun karena alasan tertentu dia bisa sadar dan berbicara.

2. Anthony Kulkamp Dias: Main gitar saat operasi otak

Seorang pria asal Brasil ini malah memainkan gitarnya dan menyanyikan lagu andalannya yaitu “Yesterday” dari The Beatles pada saat sedang dilakukannya operasi kanker otak dalam keadaan sadar.

Ternyata apa yang dilakukan Dias ini justru dapat membantu para dokter untuk menghindari menyentuh saraf yang mengendalikan rasa, gerakan dan ucapan yang terletak di bagian otaknya. Melalui juru bicaranya, tim dokter mengatakan bahwa tindakan relaksasi ini lebih baik daripada pembiusan atau anastesi. Ini dikarenakan apa yang dilakukan oleh pasien dan pasien merasa nyaman, dapat lebih mengendalikan bagian sensorik otaknya.

3. Reuben Hill: Bernyanyi saat operasi otak

Mahasiswa asal Imperial Collage, Inggris ini memiliki tumor sebesar bola golf yang ada di kepalanya dan terletak tepat di bagian saraf yang berhubungan dengan bahasa dan komunikasi.

Karena Hill merupakan salah satu anggota paduan suara di Kampusnya, pada saat dilakukannya operasi dokter meminta Hill untuk bernyanyi. Ini  dilakukan agar dokter dapat menghindari menyentuh bagian saraf penting dan kemampuan bernyanyi Hill tidak hilang.

4. Naomi Elishuv: Main biola ketika dioperasi otak

Pemain biola asal Orkestra Simfoni Nasional Lithuania harus menjalani operasi karena menderita penyakit gemetar pada tangannya. Dan karena itu dia dipaksa berhenti untuk bermain biola. Yang akhirnya dia melakukan operasi di Rumah Sakit Tel Aviv Sourasky Medical Center.

Untuk memastikan bagian saraf mana di otaknya yang memiliki masalah, dokter yang menangani Elishuv meminta dia untuk bermain biola pada saat operasi berlangsung.