in

Fakta Mencengangkan Di Balik Adegan Seks Dalam Film Hollywood

Fifty Shades of Grey (foto: buzzorange.com)

Jika kalian penggemar film Hollywood, mungkin kalian heran kenapa selalu ada adegan seks dalam alur ceritanya. Bukan tanpa alasan, sutradara film sengaja menambahkan sedikit adegan erotis dengan tujuan menghidupkan film.

Ya, rata-rata film Hollywood memang selalu menyuguhkan adegan hubungan intim, ada yang cuma sebentar, ada juga yang lama seperti dalam film Fifty Shades of Grey. Perlu diketahui, adegan seks dalam film Hollywood sebenarnya tidak sungguhan, hanya pose dan gerakannya saja yang asli.

Dan tentunya sang sutradara sudah menyediakan berbagai macam trik untuk membuat adegan seks dalam film terlihat nyata meski sebenarnya tidak sungguhan. Dihimpun Wow Menariknya dari berbagai sumber, berikut fakta-fakta mencengangkan adegan seks dalam film Hollywood.

1. Diulang berulang kali

(foto: youtube.com)

Adegan hubungan intim dalam film juga sama dengan adegan-adegan lainnya yang kadang harus diulang berulang kali hingga mendapatkan hasil yang bagus. Kadang hal ini bisa membuat para pemainnya terluka.

Seperti yang dialami Dakota Johnson saat syuting film Fifty Shades of Grey. “Jadi ceritanya ada adegan yang membuat Jamie harus melempar saya ke ranjang. Adegan itu diulang hingga 17 kali. Bayangkan bagaimana kepala dan punggung saya,” ujar Dakota.

2. Menggunakan properti khusus

(foto: catchnews.com)

Privasi para pemeran film tetap dijaga. Jika ada adegan seks dalam film Hollywood, biasanya mereka akan menggunakan properti khusus yang digunakan untuk menutupi bagian pribadi para aktor dan aktris. Dengan begitu para pemeran tidak perlu khawatir bagian pribadi mereka akan terekspos.

3. Menggunakan teknik khusus

(foto: asiantown.net)

Setiap sutradara memiliki teknik khusus agar para pemeran yang melakukan adegan seks merasa nyaman dan hasilnya terlihat nyata. Teknik yang biasa digunakan biasanya mengandalkan kamera dengan tujuan mengambil adegan video agar terlihat mulus. Selain itu sutradara juga menyediakan suasana set syuting khusus dengan hanya ada beberapa orang saja di dalam ruangan ketika para pemeran melakukan adegan seks. Tujuannya agar mereka merasa nyaman.

4. Ada peran CGI

(foto: imgur.com)

Teknologi Computer-generated Imagery (CGI) juga bisa berperan dalam adegan seks. Contohnya dalam film Irreversible (2002) yang dibintangi oleh Monica Belluci. Sang aktris ketika itu harus meragakan sebuah adegan pemerkosaan. Sang sutradara mengungkapkan bahwa proses pelepasan baju sebenarnya hasil CGI.

Baju yang dipakai Monica sebenarnya masih tertutup, tapi setelah diedit dengan menggunakan CGI, hasilnya seolah bajunya benar-benar terlepas.