in

5 Negara Yang Tidak Memiliki Pasukan Militer

Pasukan militer (foto: dnaindia.com)

Setiap negara pasti memiliki pasukan militer masing-masing yang berfungsi untuk menjaga dan melindungi negaranya dari serangan negara-negara luar. Namun apa jadinya jika sebuah negara tidak memiliki kekuatan militer?

Mungkin negara tersebut bisa dengan mudah diserang dan diambil alih oleh negara lain. Tapi nyatanya tak seperti itu, di dunia ini ada banyak negara yang tidak memiliki kekuatan militer tapi tetap aman hingga sekarang. Hanya saja jika terjadi perang, negara-negara tersebut harus meminta bantuan kepada negara lain.

Seperti beberapa negara berikut ini yang sama sekali tidak memiliki pasukan militer untuk melindungi negara mereka. Ada alasan kenapa negara-negara ini tidak memiliki pasukan militer. Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya berikut ini.

1. Republik Palau

(foto: news.com.au)

Palau merupakan negara kepualuan yang terletak di Samudera Pasifik, 255 km sebelah timur wilayah provinsi Maluku Utara. Negara ini tidak memiliki kekuatan militer, dan hanya memiliki polisi saja sebagai pelindung mereka. Jika seandainya terjadi perang, mau tak mau Palau harus meminta bantuan ke negara-negara lain.

Meskipun tidak punya kekuatan militer, negeri ini dilindungi oleh Amerika Serikat. Pasalnya sejak tahun 1983, Palau menjadi wilayah protektorat AS.

2. Kosta Rika

(foto: onetwotrip.com)

Sebelum Presiden Kosta Rika Fugueres Ferrer menghapus angkatan bersenjata pada 1 Desember 1948, negara ini sebelumnya memang punya angkatan militer. Penghapusan militer di Kosta Rika dilakukan setelah terjadi perang sudara yang menewaskan lebih dari 2.000 orang.

Sekarang Kosta Rika hanya memiliki unit pelindung yang disebut Fuerza Publica atau kepolisian yang bertugas untuk menjaga keamanan negara sekaligus menegakan hukum. Apabila Kosta Rika diserang, negara ini bisa meminta bantuan ke negara-negara lain, termasuk AS, Kuba, dan Chile.

3. Kepulauan Solomon

(foto: gezimanya.com)

Pada masa Perang Dunia II, negeri ini memiliki pasukan Tentara Pertahanan Protektorat Kepulauan Solomon yang merupakan bagian dari Inggris sejak tahun 1893.

Pada tahun 1976, negeri ini memiliki pemerintahan sendiri hingga pada tahun 1998 terjadilah konflik etnis yang berlangsung sampai tahun 2006. Untuk menyelesaikan konflik di sana, Selandia Baru dan Australia datang untuk melucuti senjata kelompok yang terlibat konflik. Hingga akhirnya tidak ada pasukan militer di Kepulauan Solomon.

Kini, Kepulauan Solomon hanya memiliki unit kepolisian sebagai pelindung negara dan warganya. Meskipun demikian, negeri ini menjalin hubungan pertahanan dengan Australia.

4. Andorra

(foto: vooila.com)

Andorra merupakan sebuah negara kecil yang terletak di antara Portugal dan Spanyol. Negara ini dulu hanya memiliki kekuatan militer dengan personel yang tak lebih dari 10 orang. Walaupun begitu, negeri ini berani menyatakan perang pada Jerman di tahun 1914.

Namun deklarasi perang Andorra tidak dianggap serius oleh Jerman karena anggota militer mereka sangat sedikit. Hingga pada tahun 1931, pemerintah Andorra resmi menghapus militer. Peran militer di sana digantikan oleh kepolisian yang jumlahnya tidak lebih dari 240 personel.

5. Samoa

(foto: samoa.travel)

Negara kepulauan yang terletak di Samudera Pasifik selatan ini hanya memiliki unit kepolisian dan tidak memiliki kekuatan militer. Mau tak mau Samoa harus bergantung pada negara lain jika seandainya terjadi perang.