5 Ilmuwan Sadis Yang Dijuluki Iblis Kematian

Shiro Ishii (foto: onedio.com)

Berbicara tentang ilmuwan, pasti yang ada dibenak Anda adalah sosok orang yang cerdas yang suka melakukan uji coba untuk menemukan inovasi baru yang berguna untuk seluruh umat manusia.

Akan tetapi tak semua ilmuwan itu melakukan eksperimennya secara manusiawi. Zaman dulu banyak sekali ilmuwan sadis yang menggunakan manusia hidup untuk bahan eksperimennya. Mengerikannya lagi, eksperimen yang mereka lakukan sangat sadis hingga menewaskan banyak orang yang jadi tikus percobaan.

Dari sekian banyak ilmuwan sadis yang dikenal sejarah, berikut ini ada beberapa nama ilmuwan sadis yang dijuluki iblis kematian karena sudah merenggut nyawa banyak orang. Mereka juga seperti pembunuh berdarah dingin yang tak akan segan-segan menghabisi para tikus percobaan mereka.

1. Shiro Ishii – Jepang

(foto: onedio.com)

Shiro IshIi merupakan seorang ilmuwan yang ahli dalam mikrobiologi dan pernah menjabat sebagai Letnan Jendral unit 731 selama perang Sino pada tahun 1936.

Dia banyak melakukan percobaan diantaranya membedah ibu hamil yang sengaja dihamili oleh seorang dokter, memasang kaki yang sudah diamputasi ke bagian tubuh yang lainnya, tawanan yang dibekukan dan kemudian dicairkan untuk mempelajari hasilnya tanpa diobati, dan juga seorang tahanan yang sengaja disuntik penyakit untuk dipelajari.

2. Andrew Ure – Skotlandia

(foto: wikipedia.org)

Pada 4 Novemver 1818, seorang ilmuwan bernama Andrew Ure dijuluki sebagai jagal sadis dari Skotlandia. Andrew melakukan eksperimen gilanya pada manusia yang masih hidup. Dia melakukan insisi di bagian tengkuk, insisi di pinggul kiri, dan juga menghilangkan tulang punggung belakang.

Dua batang hasil dari insisi tersubut dihubungkan menggunakan baterai yang kemudian di tempatkan di leher dan pinggul. Hasilnya membuat korban eksperimen kejang-kejang sampai meninggal. Namun dia berpendapat selama darah korban tidak kering dan lehernya tidak putus, maka korban masih bisa dihidupkan kembali.

3. Johann Conrad Dippel – Jerman

(foto: lehugak.com)

Johann Conrad Dippel bisa disebut wujud asli dari Frankenstein. Pria kejam yang lahir pada tahun 1673 ini merupakan seorang ilmuwan yang banyak mempelajari ilmu teologi, filsafat dan alkimia. Ia menciptakan minyak hewan yang terbuat dari tulang darah dan produk hewani.

Dia berniat ingin menciptakan sebuah ramuan kehidupan dengan melakukan eksperimen seperti mendidihkan beragam bagian tubuh manusia yang sudah dipotong dalam tong besar.

4. Josef Mengele – Jerman

(foto: medicalbag.com)

Ilmuwan sekaligus seorang dokter di SS NAZI ini akan menentukan tahanan mana yang harus dibunuh untuk kemudian dijadikan objek eksperimennya di sebuah kamp konsentrasi.

Kajiannya yang paling mengerikan adalah ketika ia menyatukan 2 bayi dengan cara dijahit. Eksperimen sadis ini dilakukan untuk membuktikan kasus bayi kembar siam, namun yang terjadi kedua tangan bayi mengalami infeksi dan jaringan urat syaraf yang mengalami kerusakan. Namun Josef merasa tak berdosa dan terus melakukan eksperimen hingga membunuh banyak bayi tak berdosa.

5. Giovanni Aldini – Italia

(foto: oddsalon.com)

Giovanni Aldini adalah seorang ilmuwan yang merupakan keponakan dari Luigi Galvani, di mana ia adalah seorang ilmuwan yang menemukan konsep Galvanisme yaitu percobaan arus listrik pada kaki katak.

Berniat meneruskan aksi sang paman, Giovanni melakukan aksinya bukan pada katak tetapi pada mayat. Dia melakukan eksperimennya pada mayat tahanan yang dihukum gantung. Dia bahkan melakukan eksperimennya di depan banyak orang.

Giovanni memasangkan konduktor penghantar listrik pada mayat tersebut sehingga membuat mayat tersebut menendang-nendang hingga salah satu matanya terbuka. Bahkan dikabarkan ada salah satu penonton yang meninggal karena melihat aksi Giovanni

Loading...
Tidak akan spam kok!