5 Brand Terkenal Ini Memiliki Nama Yang Berbeda Di Luar Negeri

(foto: provoke-online.com)

Demi mendapat keuntungan dengan cara singkat, terkadang beberapa brand membuat dan mendesain mereknya menyerupai merek yang sudah terkenal. Tapi ada juga pemilik brand yang mengubah nama mereknya karena ketentuan dan peraturan yang ada di sebuah negara tersebut.

Berikut 5 brand terkenal yang memiliki nama berbeda di luar negeri. Meski namanya beda, kualitas dan barangnya tetap sama kok. Langsung saja simak ulasannya di bawah ini seperti dirangkum Wow Menariknya dari Provoke! Online.

1. Axe

(foto: provoke-online.com)

Axe sudah didirikan di Perancis sejak tahun 1983, akan tetapi di beberapa negara nama tersebut sudah dimiliki oleh merek yang lain. Selain itu, di beberapa negara sulit untuk mengartikan langsung dari kata ‘kapak’ dengan wewangian. Untuk mendistribusikan produk mereka di Inggris, Selandia Baru, Irlandia, China dan Australia, pihak perusahaan kemudian memakai nama Lynx.

2. Danone

(foto: provoke-online.com)

Isaac Carasso, seorang apoteker Spanyol, ia adalah pendiri dan sekaligus yang memberi nama merek yang terinspirasi dengan nama anaknya, Daniel Danone. Merek Danone mengubah namanya ketika merek tersebut memasuki pasar Amerika.

Eksekutif perusahaan memutuskan untuk membuat nama merek mereka lebih ke Amerika-an. Lantaran masyarakat Amerika yang menyebut merek ini dengan dua suku kata. Mereka menyebutnya ‘Dan’ dan ‘one /red: wan’. Oleh karena itu perusahaan memutuskan untuk menambahkan huruf ‘n’ menjadi Dannon.

3. Rexona

(foto: provoke-online.com)

Seperti halnya Axe yang mengubah namanya menjadi Lynx, Rexona pun mengalami hal serupa. Di negara Inggris merek ini lebih dikenal sebagai Sure, di Amerika Serikat dikenal dengan nama Degree, dan masih banyak yang lain ketika merek ini di produksi ke berbagai negara.

4. Lays

(foto: provoke-online.com)

Merek Walker didirikan di Inggris pada tahun 1948. Kemudian 50 tahun setelahnya perusahaan PepsiCo, produsen Lay’s, membeli merek Walkers. Lalu perusahaan memberikan merek Lay’s pada produk keripik ini ke negara-negara yang lain, sedangkan di Inggris masih menggunakan merek Walkers.

5. Burger King

(foto: provoke-online.com)

Merek ini pertama kali muncul pada tahun 1954 di Amerika Serikat. Sejak itulah merek ini telah memulai membuka cabang retorannya dengan nama “Burger King” di seluruh belahan dunia. Namun, sebelum memasuki pasar Australia, eksekutif perusahaan mereka menemukan bahwa nama merek ini sudah ada yang menggunakan. Lalu “Burger King” terpaksa mengubah namanya menjadi Hungry Jack’s.

Loading...
Loading...