Mengenal 7 Warna Darah Haid Pada Wanita Dan Artinya

(foto: madreshoy.com)

Haid atau biasa disebut menstruasi merupakan siklus yang normal dialami oleh setiap wanita. Pada umumnya, yang dibahas masalah haid yaitu waktu datangnya haid atau terlambatnya haid. Ternyata, warna haid juga merupakan hal yang penting untuk diketahui setiap perempuan

Menariknya, setiap warna darah haid memberi petunjuk dan memiliki arti yang berbeda-beda. Warna haid bisa menunjukkan apakah Anda sedang sehat atau tidak, dan apakah Anda memiliki penyakit atau tidak.

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak artikel di bawah ini tentang tujuh macam warna darah haid yang umum dialami wanita dan juga artinya.

1. Merah Muda

Jika warna darah haid sisters merah muda, berarti kadar estrogen dalam tubuh kamu sangat rendah. Dampaknya bukan hanya pada siklus menstruasi saja, justru memicu risiko osteoporosis. Praktisi keperawatan di New York, Margaret Romero menyampaikan bahwa kamu memiliki kadar estrogen yang rendah. Apalagi jika alirannya sedikit dan tidak terlalu ‘deras’ di hari-hari pertama haid. Olahraga berlebihan atau turunnya berat badan dalam waktu singkat bisa menyebabkan rendahnya kadar estrogen.

2. Merah Pudar

Merah Pudar yang berair pertanda sisters kekurangan nutrisi. Jika teksturnya sedikit encer justru bisa jadi anemia.

3. Cokelat Tua

Jika warna darah sisters berwarna cokelat tua, berarti darah sisters normal dialami para wanita. Warna cokelat tua menandakan darah sudah tersimpan dalam rahim untuk waktu yang lama, dan bisa juga karena rendahnya kadar progesteron.

4. Merah

Perlu sedikit waspada jika darah sisters berwarna merah seperti gumpalan mirip selai stroberi, ini disebabkan karena kadar progesteron yang rendah sementara kadar estrogen tinggi. Selain itu, fibroid atau pertumbuhan sel yang tidak normal pada rahim juga bisa jadi penyebabnya.

5. Merah Tua

Bagi sisters yang memiliki warna darah merah tua seperti cranberry tak perlu khawatir, karena warna ini adalah warna yang sehat dan normal. Biasanya akan berubah berangsur-angsur menjadi merah cerah.

6. Oranye

Warna oranye bisa timbul karena darah bercampur dengan cairan dari serviks, tapi juga bisa mengindikasikan adanya infeksi.

7. Abu-Abu

Jika warnah darah sisters berwarna abu-abu kehitaman, sisters patut waspada dan jangan diabaikan. Karena bisa jadi sisters terkena infeksi rahim lho. Sedangkan pada wanita hamil, kondisi seperti ini kadang-kadang bisa jadi tanda keguguran. Jika benar, maka harus dikeluarkan sepenuhnya agar tidak terjadi hal bahaya lainnya seperti kista atau tumor.

Loading...
Tidak akan spam kok!