5 Kejadian Mengerikan Yang Nyaris Membuat Dunia Kiamat

(foto: listverse.com)

Sepanjang sejarah umat manusia, ternyata Bumi kita ini sudah sering sekali mendapat ancaman kehancuran. Ada beberapa kejadian mengerikan yang nyaris saja membuat seluruh kehidupan di dalam Bumi lenyap.

Dilansir Wow Menariknya dari Listverse, dalam satu abad terakhir rupanya ada banyak sekali kejadian yang menempatkan planet Bumi diambang kehancuran massal. Ada yang disebabkan oleh alam, dan ada juga yang disebabkan oleh manusia. Tapi beruntung, kejadian tersebut tidak membuat dunia kita kiamat.

Langsung saja, berikut lima kejadian mengerikan yang nyaris membuat dunia kiamat seperti dirangkum Wow Menariknya dari Listverse.

1. Observasi Bonilla 1883

(foto: listverse.com)

Pada 12 Agustus 1883, astronom Meksiko Jose Bonilla mengamati lebih dari 400 benda gelap misterius yang melintasi matahari saat ia bersiap mempelajari korona. Tidak diketahui benda apa itu sebenarnya, tapi Jose berasumsi bahwa benda tersebut merupakan fragmen dari lebih satu miliar ton komet yang telah terputus dan nyaris menabrak Bumi. Komet tersebut memiliki ukuran yang sama dengan komet yang dipercaya pernah memusnahkan dinosaurus.

Setiap fragmen memiliki kekuatan yang jauh lebih kuat dari bom atom. Fragmen tersebut melintas antara 600 km dan 8.000 km dari Bumi, yang berarti jarak tersebut sangatlah dekat. Menurut ilmuwan, fragmen-fragmen tersebut berpotensi meledak dan dapat memusnahkan kehidupan di Bumi.

2. Peristiwa Tunguska 1908

(foto: istverse.com)

Peristiwa Tunguska merupakan kejadian yang melibatkan ledakan besar diduga berasal dari asteroid atau komet yang hancur dekat dengan permukaan Bumi pada tahun 1908 silam. Kejadian tersebut menyebabkan ledakan besar di udara sampai meratakan lebih dari 2.000 km persegi hutan lebat di Rusia.

Menurut ilmuwan, ledakan tersebut setara dengan 1.000 kali ledakan bom atom di Hiroshima yang membunuh sekitar 160.000 orang. Menurut seorang saksi yang melihat peristiwa tersebut dari jarak 65 km dari lokasi kejadian, mengatakan kalau langit seolah terbelah dua dan api melebar di atas hutan.

3. Badai Matahari 2012

(foto: listverse.com)

Seperti yang kita tahu, dunia tidak benar-benar kiamat pada tahun 2012 seperti yang diramalkan Suku Maya. Namun pada tahun 2012 lalu, dunia ini memang sempat diambang kehancuran karena badai matahari. Badai matahari tersebut dapar merusak gelombang elektormagnetik Bumi dan peralatan teknologi lainnya yang berdampak pada kehidupan umat manusia. Tapi beruntung Bumi kita masih bisa melindungi penghuninya dari badai matahari.

4. 4581 Asclepius

(foto: listverse.com)

4581 Asclepius adalah nama yang diberikan untuk sebuah asteroid yang nyaris membuat dunia hancur pada Maret 1989. Ketika itu, asteroid tersebut melintasi Bumi dengan jarak tabrakan 645.000 km. Menurut kita jarak tersebut sangat jauh, tapi tidak bagi Bumi.

Seandainya asteroid tersebut menabrak Bumi, ledakan yang dihasilkan kira-kira setara dengan ledakan termonuklir 600 megaton. Sebagai perbandingan, nuklir terbesar yang pernah diledakan hanya memiliki kekuatan 50 megaton. Awan jamur yang dihasilkan dari ledakan bom nuklir tersebut memiliki tinggi 7 kali lipat Gunung Everest. Itu baru 50 megaton, bagaimana dengan 600 megaton?

5. Kecelakaan Goldsboro B-52

(foto: listverse.com)

Pada bulan Januari 1961, pesawat bomber B-52 yang membawa bom nuklir Mark 39 mengalami kecelakaan, dan mengakibatkan bom nuklir berkekuatan 8 megaton jatuh di Goldsboro, di North Carolina. Pada saat kecelakaan, pemerintah AS membantah bahwa bom tersebut berpotensi meledak.

Namun dalam sebuah informasi yang dirilis pada tahun 2013, bom nuklir yang jatuh itu sebenarnya nyaris saja meledak. Menurut seorang pengawas keselamatan nuklir Parker Jones, menjelaskan kalau Mark 39 memiliki kekuatan 250 kali lipat bom atom di Hiroshima. Dan jika seandainya meledak, jutaan nyawa akan melayang karena radioaktif akan tertiup angin sampai ke New York.

Loading...
Loading...