5 Fakta Kelam Korea Utara Yang Mereka Sembunyikan

(Foto: The Richest)

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un dianggap telah merusak lebih dari 25 juta warganya dengan atura-aturannya yang tidak bermoral. Orang-orang di Korea Utara tidak pernah merasakan kenyamanan dan kemananan. Mereka seolah terbelenggu oleh aturan pemerintah.

Di sisi lain, Korea Utara adalah negara yang tertutup dari negara luar. Mereka menerapkan peraturan ketat bagi orang asing yang ingin masuk ke Korut. Sepertinya mereka seolah tidak ingin ada orang luar yang tahu tentang apa saja yang terjadi di negara mereka.

Meskipun berusaha disembunyikan mati-matian, tapi tetap saja ada yang terbongkar. Seperti fakta-fakta kelam Korea Utara berikut ini yang membuktikan kalau aturan pemerintah di sana benar-benar sangat kejam dan bahkan tak manusiawi.

Kim Jong-un berusaha menutupi sisi gelap negaranya dari dunia. Langsung saja, simak ulasannya berikut ini yang dilansir dari The Richest.

1. Korea Utara membaned internet

(Foto: The Richest)

Kim Jong-un melarang seluruh warga Korea Utara untuk menggunakan internet, dan hanya sedikit orang yang bisa mengakses internet, itu pun hanya beberapa jam saja per hari. Diketahui hanya ada 1.000 situs yang disetujui pemerintah Korea Utara.

Salah satu alasan utama kenapa Korut melarang internet karena bukan warga mereka yang miskin, tapi sebagai upaya untuk melindungi Korut dari pengaruh dunia barat.

2. Kamp kerja yang tidak manusiawi

(Foto: The Richest)

Nazi adalah salah satu yang memiliki kamp kosentrasi dimana di dalamnya banyak sekali terjadi pembunuhan massal. Meskipun kekejaman sudah berakhir, tapi siapa sangka di Korut hal seperti itu masih saja ada.

Setidaknya ada 16 kamp kerja di Korut dan sekitar 200.000 tahanan tinggal di sana dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Tahanan hampir tidak diberi makan, sementara mereka dipaksa bekerja 24 jam sehari, tidur di lantai, dan banyak yang mati karena kelelahan dan kelaparan.

Para tahanan ternyata bukan pelaku kejahatan kelas berat. Kebanyakan tahanan hanya melakukan kejahatan kecil, seperti mencuri sebuah kernel jagung, memiliki potongan rambut yang salah, atau memiliki pendapat yang dianggap menentang pemerintah. Oleh karena itu tidak ada yang berani menentang pemerintah.

3. Celana blue jeans dan kue cokelat dilarang di Korea Utara

(Foto: The Richest)

Karena memiliki kekuasaan tertinggi, Kim Jong-un bisa seenaknya membuat aturan-aturan yang nyeleneh. Salah satunya Kim Jong-un melarang kue cokelat dan celana jeans biru di negaranya.

Pada tahun 2014, kue cokelat begitu populer di Korea Utara, tapi entah kenapa Kim Jong-un menganggap kue tersebut sebagai bentuk pemberontakan. Hingga akhirnya ia melarang ada warganya yang memakan atau menjual kue cokelat.

Selain itu, celana jeans biru juga dianggap ilegal di Korut karena memiliki warna yang mewakili imperialisme Amerika.

4. Hukuman Tiga Generasi

(Foto: The Richest)

Korea Utara mempunyai sebuah sistem yang disebut “Hukuman Tiga Generasi” yang berarti satu orang melakukan kejahatan, maka keturunannya juga akan kena batunya, meskipun kejahatan yang dilakukan terbilang sepele. Ya, anak-anak di Korea Utara harus menanggung kejahatan yang dilakukan kakek-neneknya.

Bagi keluarga yang sudah dicap dalam buku hitam, hidup mereka seolah tidak ada kebebasan. Mereka hanya hidup sebagai tahanan yang menderita tanpa diberi makan, uang, dan perlindungan hukum.

5. Kanibalisme

(Foto: The Richest)

Antara tahun 1994 sampai 1998, Korea Utara dilanda kerisis dan kelaparan melanda negeri mereka. Setidaknya hampir ada 3,5 juta orang meninggal akibat kelaparan ini. Namun gilanya lagi, pemerintah justru menyita sisa-sisa makanan dari desa dan meninggalkan orang-orang tanpa makanan.

Pada saat seperti inilah, orang-orang bisa melakukan hal ganas untuk bertahan hidup. Pertama, warga bisa memakan hewan peliharaan mereka seperti kucing dan anjing. Kemudian mereka mencoba memakan kulit pohon, tapi semua itu tidak cukup.

Hingga akhirnya banyak warga yang melakukan kanibalisme atau memakan sesama manusia. Yang lebih buruk lagi, anak-anak yang dijadikan tumbalnya.

Loading...
Loading...